Skip to main content

Keterkaitan Seni Sandiwara Dengan Kepercayaan Ghaib



   
     Indonesia merupakan negara yang kaya akan seni dan budaya warisan nenek moyang. Hingga saat ini, hal itu masih terus dilestarikan dan sering ditampilkan dalam berbagai kesempatan. Sal6ah satunya kesenian tradsional yang sangat khas pada budaya dan adat istiadatnya. Selain itu, kesenian tradisional juga terkenal berbau mistis. Bentuknya tergambar dari setiap pertunjukan kesenian itu sendiri. Seperti halnya tarian, sintren dan juga drama.

     Banyak kesenian tradisional yang sangat menarik di Indonesia. Negeri ini memang kaya dengan beragam seni dan budaya, yang diajarkan secara turun-temurun dari zaman nenek moyang pada zaman dahulu. Hingga saat ini, warisan bangsa tersebut masih terus disimpan dan ditampilkan dalam berbagai kegiatan. Termasuk juga, kesenian Jawa yang memiliki khasnya sendiri, melekat pada budaya dan adat istiadat yang dijalankan oleh masyarakat setempat.

     Salah satu yang unik dari bermacam-macam kesenian tradisional adalah beberapa kesenian yang berbau mistis. Kesenian adalah bagian dari tradisi dan budaya yang sejatinya merupakan wujud dari identitas sebuah bangsa. Karena itu sama halnya dengan harta, kesenian juga diwariskan secara turun-temurun agar tetap terus terjaga keeksisannya. Di Indonesia sendiri terdapat begitu banyak kesenian daerah yang tergolong unik dan menarik. Kesenian-kesenian ini biasanya akan dipentaskan saat masa panen, hajatan dan juga peristiwa-peristiwa penting.

     Hal ini karena bagi masyarakat kita kesenian tak hanya sekedar warisan budaya yang harus dilestarikan. Sebagian diantaranya juga ada yang berhubungan dengan dunia mistis atau ghaib. Lahirnya kesenian yang berbau mistis atau ghaib ini sendiri tak lepas dari kepercayaan nenek moyang kita yang menganut faham ‘animisme’ dan dinamisme. Munculnya kesenian-kesenian yang memiliki aura misteri tersebut diyakini tidak lepas dari kepercayaan pada saat di masa lampau. Bahkan, bentuk-bentuk kepercayaan tersebut masih tergambar dalam setiap pertunjukan kesenian di Indonesia saat ini.

     Pada zaman dahulu kesenian di Indonesia, sering kali dijadikan sarana untuk berkomunikasi dengan para leluhur lewat media lagu, tari-taian maupun sandiwara sekalipun. Dan meski kian tergerus dengan perkembangan zaman kesenian berbau mistis ini masih terus coba bertahan walaupun hanya mentas sekali, dua kali atau tiga kali dalam satu bulan di wilayah-wilayah perkampungan masyarakat.

     Bagi sobat yang merupakan penikmat atau penggemar seni Sandiwara, mungkin sobat sudah banyak mengenal Beberapa sanggar budaya seni sandiwara yang ada dicirebon. Namun, apakah sobat sudah mengetahui bahwa banyak orang yang menilai jika seni Sandiwara sangat erat kaitannya dengan sesuatu yang berbau mistis alias hal-hal ghaib. Terutama bagi masyarakat Cirebon dan Insramayu. Nah walaupun tidak ada yang menyangka bahwa kesenian sandiwara yang berasal dari Indramayu dan Cirebon ini konon katanya banyak sekali yang telah dihubung-hubungkan dengan yang berbau mistis alias hal ghaib.

     Lantas, seperti apa sih hubungan Seni Sandiwara dengan kepercayaan ghaib masyarakat Cirebon? Bagi sobat yang penasaran, dan ingin lebih mengetahui hal-hal semacam itu, maka sobat tidak perlu khawatir. Mengapa demikian?

     Karena pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit ulasan mengenai Keterkaitan seni Sandiwara dengan kepercayaan ghaib masyarakat Cirebon. Bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan untuk wawasan dan pengetahuan anda.

     Perlu sobat ketahui, bahwa masyarakat Cirebon yang mayoritas beragama Islam hingga sekarang masih belum bisa meninggalkan tradisi dan budaya Cirebon. Diantara tradisi dan budaya-budaya ini terkadang bertentangan dengan ajaran-ajaran agama Islam.

     Hal ini karena sebagian dari masyarakat Cirebon masih sangat menjunjung tinggi tradisi atau kesenian tradisional sebagai salah satu warisan dari para leluhur mereka. Lantas apa yang membuat sebagian masyarakat Cirebon tetap melakukan tradisi atau kesenian tradisional tersebut?

     Apa sih Keterkaitan antara seni Sandiwara dengan kepercayaan ghaib masyarakat Cirebon? Sobat penasaran? Baiklah langsung saja berikut adalah sedikit ulasan mengenai Keterkaitan seni Sandiwara dengan kepercayaan ghaib masyarakat Cirebon, antara lain: Berawal dari kepercayaan yang dianut leluhur.

     Keterkaitan seni Sandiwara dengan kepercayaan ghaib masyarakat Cirebon, pada awalnya adalah sebuah akibat dari kepercayaan atau agama yang dianut oleh para leluhur itu sendiri. Pada zaman dahulu sebelum Islam menyebar luas di pulau Jawa, sebagian besar masyarakat pulau Jawa masih memeluk agama nenek moyang mereka yaitu animisme, dinamisme dan juga kejawen.

     Animisme adalah kepercayaan kepada makhluk atau roh-roh halus dan dinamisme adalah kepercayaan kepada benda-benda ghaib. Sedangkan kejawen adalah perpaduan antara animisme, dinamisme, agama Buddha dan juga agama Hindu. Hal inilah yang menjadi salah satu sebab mengapa banyak sekali seni tradisional Jawa yang berhubungan dengan kepercayaan ghaib. Salah satu seni tradisional yang juga di percaya berhubungan dengan kekuatan ghaib adalah seni Sandiwara

     Kesenian Sandiwara dikenal juga sebagai Teater atau drama yang memiliki aroma magis atau mistis. Teater ini adalah Drama yang berasal dari Daerah Utara Cirebon. Seni Sandiwara sebagai salah satu warisan dari kepercayaan ghaib leluhur Cirebon Keterkaitan seni tradisional dengan kepercayaan ghaib masyarakat Jawa adalah bahwa ada beberapa seni tradisional yang merupakan warisan dari kepercayaan ghaib leluhur Cirebon. Dimana sebelum penampilannya, Para pemain akan mengadakan sebuah ritual terlebih dahulu, seperti menyiapkan sesajen, kemenyan, bunga setaman sebagai salah satu syarat pemanggilan makhluk ghaib yang nantinya akan merasuki para pamain sandiwara

     Nah, demikianlah artikel mengenai keterkaitan seni sandiwara dengan kepercayaan ghaib masyarakat Cirebon yang dapat saya sampaikan dalam artikel yang berhasil saya buat pada kesempatan kali ini. Terima kasih, karena sobat telah meluangkan waktu sejenak untuk sekedar membaca artikel yang saya buat ini. Semoga saja dengan adanya artikel ini, saya dapat memberikan sedikit manfaat bagi sobat. Dan semoga melalui artikel ini pula, juga dapat menambah wawasan serta pengetahuan bagi sobat.

     Karena hal ini sangat penting untuk kita ketahui. Jika kita tidak mengetahui hal ini, mungkin saja kita akan melakukian hal hal yang tidak menyenangkan saat kita melakoni pemeran dalam kesenian sandiwara ini. Tetapi jika kita mengetahuinya kita akan lebih berhati hati ketika kita menanyakan tentang sandiwara kepada orang yang lebih tua juga saat kita melakoni peran kesenian sandiwara tersebut.

Comments

Artikel Populer

"Sandiwara Radio Reborn " Mengembalikan kejayaan Sandiwara Radio untuk Sosialisasi Bencana

Pernah dengar kisah Brama Kumbara ? Itu lho sandiwara radio yang populer di era tahun 1980-an akhir. Nah semenjak Warkop Reborn sukses, sekarang sandiwara radio juga ikut reborn, tentu dengan cerita dan gaya yang menyesuaikan nuansa jaman. Upaya Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB dalam sosialisasi siaga bencana melalui sandiwara radio pantas diacungi jempol. Tentu BNPB  sudah melakukan kajian yang matang dengan keberaniannya melakukan terobosan dalam melakukan sosialisasi siaga bencana. Sandiwara radio pernah mendapat tempat di hati pendengar Indonesia di era 1980-hingga 1990 an. Apalagi BNPB menggandeng S Tijab, seorang maestro penulis naskah sandiwara Tutur Tinular yang cukup terkenal pada masa itu. Sepertinya romantisme kesuksesan sandiwara radio pada masa itu ingin diangkat kembali oleh BNPB di era globalisasi ini. Saya sendiri ketika sandiwara radio booming pada era 1980an hingga awal 1990an cukup antusias mengikuti ceritanya seperti Saur Sepuh dan Tutur Tinul...

Sejarah Sandiwara di kota kelahiran saya

Sandiwara Sunda di Majaléngka berkembang sejak awal tahun 1930-an. Seni pertunjukan berbentuk teater ini digemari oleh semua lapisan masyarakat pada waktu itu. Beberapa perkumpulan atau grup kesenian sandiwara Sunda pernah berdiri, antara lain di Jatiwangi (Mirah Delima, Medal Kawangi, Kutawaringin), Majaléngka (Budaya Sunda), Dawuan (Gaya Remaja). Di Darmalarang, Malongpong, Munjul, dan Karayunan pun pernah pula berdiri beberapa kelompok sandiwara. Himpunan Barudak (HB) adalah kelompok sandiwara yang pertama kali berdiri di wilayah Majaléngka. Kelompok ini dipimpin oleh Karma Al Habe dari Gandu Kecamatan Dawuan. Pada perkembangan selanjutnya kelompok ini mengganti nama menjadi Gaya Remaja dan bermarkas di Kasokandel. Pada tahun 1960 sampai tahun 1980-an di Kadipaten dan Majaléngka pernah berdiri gedung-gedung pertunjukan Sandiwara. Gedung pertunjukan yang pernah berdiri di Kadpaten bernama Serbaguna. Beberapa kelompok sandiwara yang melakukan pertunjukan di gedung ini antaranya ...

Kesenian Tradisional Cirebon Yang Hampir Punah

Cirebon  selain terkenal akan kesultanannya juga lekat dengan berbagai kesenian rakyat. Sayangnya beberapa kesenian tradisional ini hampir punah karena tergerus jaman. Kesenian tradisional ini dulunya digunakan oleh  Sunan Gunung Jati  dan Wali Songo lainnya untuk menyebarkan agama islam di tanah Sunda. Selain itu kesenian ini juga digunakan sebagai alat diplomasi ketika Kesultanan Cirebon terancam kalah oleh serangan kerajaan lainnya. Oleh karena itu patut bagi kita untuk mengenal lebih jauh tentang  kesenian tradisional        Cirebon  yang hampir punah ini. Minat generasi penerus yang kurang hingga tergerus oleh kesenian modern lainnya, membuat pelaku seni tradisional ini kian sedikit dan sampai sekarang hampir punah. Misalnya Tarling yang terkenal di tahun 50-an mulai tergerus jaman seiring hadirnya musik dangdut. Selain tarling ada beberapa  kebudayaan Cirebon  dan tradisi Cirebon yang hampir punah yang akan diulas...