Skip to main content

Artikel Populer

istilah sandiwara dan lakon

     Secara umum istilah "sandiwara" dalam bahasa Indonesia diartikan sama dengan drama. Akan tetapi secara khusus istilah sandiwara mengacu kepada kesenian pertunjukan teater drama tradisional rakyat Indonesia, khususnya di daerah jawa barat,Kelompok Sandiwara Sunda atau Sandiwara Indramayu dapat ditemukan di Jawa Barat terutama sekitar cirebon dan indramayu dan Jakarta, salah satunya yang terkenal adalah kelompok sandiwara di daerah di Cempaka Baru Timur, Jakarta Pusat. Kisah sandiwara ini dapat bersifat percintaan, raben, komedi, horor, tragedi, atau kisah roman sejarah.      Sandiwara atau sering disebut juga Lakon bahasa jawa atau pertunjukan drama adalah suatu jenis cerita, bisa dalam bentuk tertulis ataupun tak tertulis, yang terutama lebih ditujukan untuk dipentaskan daripada dibaca. Sebuah lakon tertulis merupakan suatu jenis karya sastra yang terdiri dari dialog antar para pelakon dan latar belakang kejadian. Lakon tidak tertulis biasanya ...

Pertunjukan Sandiwara dan Estetikanya

      Seni pertunjukan teater rakyat sandiwara Cirebon merupakan gagasan masyarakat pendukungnya yang diwakili oleh individu-individu yang memiliki komitmen terhadap budaya lingkungannya. Sandiwara Cirebon hadir dari perasaan dan pengalaman individu-individu yang menjadi bagian dari pandangan dunia masyarakatnya dalam kehidupan berbudaya.       Hal itu senada dengan Mulyana (2004:32) yang menyebutkan pandangan dunia dalam suatu peristiwa komunikasi sebagai seperangkat sikap, kepercayaan, dan nilai yang dianut seseorang atau sekelompok orang dalam asuhan suatu budaya.Melalui sandiwara, Umar Karsiyan, seorang tokoh sandiwara Cirebon, merasa hidup lebih berharga karena ia dapat memberikan informasi nilai-nilai terbaik dalam hidup kepada masyarakat yang menontonnya.       Sandiwara Cirebon yang lebih banyak melakonkan babad Cirebon dirasakan sebagai syiar Islam karena yang diceritakan lebih pada bagaimana pertentangan antara k...

Evolusi Kesenian Sandiwara

     Pada tahun 1511 Pendaratan Portugis dan kemudian menyebarkan kesenian Keroncong. Tahun 1607 Belanda mendarat dan membuat permukiman di Ambon. Tahun 1619 Batavia menjadi pusat pemerintahan, setahun kemudian Pertunjukan teater Boneka (Marionate) sebagai kesenian dari portugis, pada tahun 1629 ada Pementasan lakon “Raja Swedia & Raja Denmark (Kisah tentang Pengepungan Batavia oleh Sultan Agung) Latar belakang sosial dan situasi pada suatu masa menjadi sebuah hal utama bagi perkembangan teater di Indonesia. Teater modern di Indonesia adalah produk-produk orang kota, diciptakan oleh penduduk kota untuk penduduk kota pula. Pada dasarnya bentuk teater modern merupakan hasil dari pengaruh kesenian modern Barat di kota-kota. Ada pun ciri-ciri dari bentuk teater modern secara garis besar dan mendasar adalah sebagai berikut:      Pertunjukan telah dilakukan di tempat khusus, yakni sebuah bangunan panggung prosceneum yang memisahkan penonton dengan pemai...